Thursday, June 20, 2024

Cara Lengkap & Panduan Membuat Visa Jepang untuk Paspor Biasa!

Hi! Sudah lama nggak nulis di blog ini. Dikarenakan udah mulai ngonten tentang traveling lagi, mau sekalian untuk nge-share travel journal di blog ini juga :) Semoga berkenan ya!

Btw, punya planning untuk liburan ke Jepang? Aku mau kasih tutorial, cara lengkap dan panduan kalau kamu mau buat visa Jepang untuk pemegang paspor biasa/regular. Jadi, untuk liburan ke Jepang nggak cuma butuh paspor aja ya, kamu WAJIB punya visa.

Berikut cara membuat visa Jepang untuk Paspor biasa 2024:

visa jepang, visa, visa jepang, cara buat visa jepang, tutorial buat visa jepang


Persyaratan Dokumen Visa Jepang 2024:

  1. Paspor: Make sure paspor kamu masih berlaku minimal 6 bulan dari tanggal keberangkatan ke Jepang
  2. Formulir Aplikasi Visa: Download dan isi formulir aplikasi visa Jepang dengan lengkap dan benar. Kalau aku, waktu itu isinya diketik dan diprint, jadi bukan pakai tulisan tangan. Ambil formnya di sini. Pastikan untuk menggunakan Adobe Acrobat Reader untuk mengisi dan print-out formulir dengan QR Code (PDF)
  3. Foto: ukuran 4,5 X 3,5 cm, diambil 6 bulan terakhir dan tanpa latar, bukan hasil editing, dan jelas/tidak buram)
  4. Fotokopi KTP dan KK
  5. Bukti pemesanan tiket (dokumen yang dapat membuktikan tanggal masuk-keluar Jepang). Kalau aku kemarin, bener-bener aku lampirin semua bukti tiket, hotel, bahkan tiket-tiket perjalanan selama di sana yang ada dan bisa aku beli dari sini aku beli dan aku lampirin buktinya. 

  6. Jadwal Perjalanan/Itinerary download (DOC)] (semua kegiatan sejak masuk hingga keluar Jepang).

  7. Fotokopi dokumen yang bisa menunjukkan hubungan dengan pemohon, seperti kartu keluarga, akta lahir, dlsb. (Bila pemohon lebih dari satu)

  8. Dokumen yang berkenaan dengan biaya perjalanan:

    Bila pihak Pemohon yang bertanggung jawab atas biaya
    * Fotokopi bukti keuangan, seperti rekening Koran atau buku tabungan 3 bulan terakhir (bila penanggung jawab biaya bukan pemohon seperti ayah/ibu, maka harus melampirkan dokumen yang dapat membuktikan hubungan dengan penanggung jawab biaya).


Dokumen harus disusun sesuai urutan No. 2 - 8 sebelum diserahkan di loketnya nanti.
Jangan distaples ya guys! Pakai klip aja ditaro di map. 

Nah, sekarang langkah-langkah Membuat Visa Jepang paspor biasa 2024:

visa jepang, visa, visa jepang, cara buat visa jepang, tutorial buat visa jepang


  1. Daftar Online dulu. Jadi kalau mau liburan, bikin visanya jangan mepet! Takut gak dapat jadwal. Kunjungi website https://visa.vfsglobal.com/idn/id/jpn/book-an-appointment. 
  2. Jadwalkan Wawancara: Pilih tanggal dan waktu wawancara kamu di Japan Visa Application Center (JVAC) Jakarta.
  3. Siapkan Dokumen: Siapkan semua dokumen yang diperlukan sesuai dengan persyaratan di atas tadi.
Di hari H kamu datang untuk membuat visa, make sure kamu jangan telat, kalau bisa datang 10-15 menit sebelumnya. 

  • Biaya visa dibayarkan di lokasi, bisa cash maupun cashless. Biayanya kemarin aku Rp 530.000/visa. Kalau visa mau dikirimkan via pos, biayanya Rp 70.000/visa. 
  • Prosesnya kurang lebih 3-5 hari kerja. Kemarin aku 3 hari sudah selesai. Akan diinformasikan lewat e-mail tentang updatenya. 
  • Kamu bisa ambil visanya langsung di JVAC lagi setelah udah dapat email notifikasi visamu selesai. Please note kalau kamu cuma bisa ambil visa pukul 13:00 - 16:00 WIB!
  • Kalau kamu ambil visa untuk anggota keluargamu juga, make sure bawa fotocopy KTP/KK mereka.
Lokasi pembuatan visa Jepang 2024:
  • Japan Visa Application Center (JVAC) Jakarta:
    • Alamat: Kuningan City Mall, Ground Floor, Unit G1-09, Jl. Dr. Sjahrir Kav. 6, Kuningan, Jakarta Selatan 12920
    • Jam buka: Senin-Jumat, 09:00 - 15:00 WIB
    • Telepon: +62 21 5747 8800

Jujur menurutku proses pembuatannya kemarin cepet, walaupun aku sempet bolak balik 2 kali karena ada masalah di KTP & paspor suamiku, karena jumlah kata namanya ada yang berbeda karena kepanjangan. Tapi dikasih info kalau ada form khusus untuk masalah tersebut dan nanti tinggal di ttd saja oleh pihak terkait dan dilampirkan lagi. Cuma so far menurutku prosesnya cepet, mudah, orangnya ramah-ramah juga. Gak banyak pertanyaan macem-macem juga. Dokumen yang dilampirinnya juga gak sulit kok :)


Semoga bermanfaat buat kamu yang mau liburan ke Jepang ya!


*Please note kalau informasi di atas dapat berubah sewaktu-waktu. Make sure periksa kembali website resmi JVAC Jakarta untuk informasi terbaru mereka ya. 

Thursday, July 6, 2017

Some of My Best Experiences as A Volunteer!

"Ngapain deh jadi volunteer mulu? Capek iya, gak dibayar pula."
"Benefit yang lo dapetin tiap jadi volunteer apaansih?"
"Emang enak ya kerja gak digaji? Malah keluar duit.."

Pertanyaan demi pertanyaan di atas gak jarang gue dapetin dari orang-orang terdekat gue. Jawaban yang terlontar dari mulut gue saat diberi pertanyaan seperti itu mungkin hanya "Ya emang kenapa? Kan dapet pengalaman.."

Actually, for me, there are some feelings that i can't even describe when i did all these volunteer activities.
 
Kali pertama gue berkesempatan untuk menjadi salah satu volunteer adalah di acara Ramadhan Jazz Festival (RJF) 2016. Tapi, itu bukan pertama kalinya gue mendaftarkan diri untuk menjadi seorang volunteer. Sebelumnya, gue sudah belasan, bahkan puluhan kali menebar CV, namun selalu ditolak. Nothing worth having comes easy, am I right? Tibalah saat interview volunteer RJF. Gue memberanikan diri untuk datang sendirian ke Masjid Cut Meutia Menteng, berbekal niat dan selembar CV dengan pengalaman yang masih seujung kuku.

Gue di interview bersama 5 orang lainnya. Pertanyaan pertanyaan yang di ajukan sih pertanyaan standard, kayak perkenalaan diri, kesibukan saat ini apa, motivasi mengikuti acara ini, dan pengalaman organisasi maupun event. Pertanyaan terakhir membuat gue sempet drop. 5 orang disamping gue saat itu menjelaskan pengalaman eventnya dengan rinci dan percaya diri, saking banyaknya. Sedangkan saat itu gue tidak punya pengalaman volunteer SAMA SEKALI, eventpun tidak. Tapi gue tetap dengan mencoba percaya diri menjelaskan mengenai hal itu.

Selang satu minggu, gue mendapatkan kabar bahwa gue diterima sebagai salah satu volunteer acara RJF divisi ticketing. Im really grateful that i've got that chance, finally. Singkat cerita, eventpun selesai. Gue gak pernah menyangka bahwa all i've got is not only new experiences, but also new family. RJF memberikan banyak gue ilmu baru, pengalaman baru, teman baru, dan networking baru. Surprisingly I enjoyed that so much! 




Dari RJF, gue mulai percaya diri untuk mendaftarkan diri mengikuti recruitment volunteer-volunteer event lainnya. Gak semudah itu sebenernya, seringkali juga gue ditolak karena mungkin pengalaman gue masih sangat sedikit. But still, anaknya batu, nyoba terus terus dan terus. Akhirnya dapet lagi kesempatan volunteer di Color Run Festival, which was so fun! Dan berlanjut ke volunteer activities lainnya, dari mulai volunteer pengajar TK, Hai Day, World Press Freedom Day, dan Congress of Indonesian Diaspora.



Banyak pengalaman yang mungkin tidak akan bisa gue dapatkan ditempat lain. Kapan lagi gue mengajar anak TK selama 3 bulan, bertemu anak anak kecil yang membangun mood gue setiap hari Kamis, show what i've got to them and teach them, play with them, and all the precious moments that i can't even describe how happy I am to did it. Ketemu temen temen baru, keluarga baru lagi, berbagi cerita, pengalaman.. Ketemu artists, bands, interaksi sama mereka, interaksi sama orang luar negeri dari berbagai negara, ngurusin acara, penanggung jawab ruangan, jadi runner, usher, ketemu banyak orang penting, bisa Gala Dinner sama Presiden, dua langkah depan Presiden, ngobrol sama Menteri, nyapa dan disapa balik para Menteri, Walikota, Inspiration Speakers, ketemu Obama, dan lain-lain!

Tentunya gak cuman senengnya doang yang gue dapet. Gak sedikit juga kok, kesulitan yang gue harus hadapin waktu jadi volunteer. Tapi karena gue ngelakuinnya dengan senang hati, jadi yaudah, gue bisa nerimanya dan tetep enjoy ngejalaninnya.


Menurut kesotoyan gue, kerja tidak melulu soal uang. Walaupun gue pun tidak munafik soal hal ini, sebagai manusia kita pasti butuh uang untuk memenuhi kebutuhan. Gue pernah beberapa kali kerja untuk nyari tambahan uang jajan mulai dari jadi penjaga booth sepatu, booth baju, sampe jadi tukang masukkin data dari semuanya gue lakuin dari pagi sampe malem sampe punggung rasanya mau retak dan kaki udah kram. Tapi nggak ngurangin rasa ketertarikan dan nyaman waktu ngelakuin kegiatan sukarela! :)



Ada sebuah kalimat yang melekat dipikiran gue sampai saat ini (dikutip dari salah satu Founder organisasi yang gue temuin waktu jadi volunteer xixi)

"Hidup itu jangan hanya untuk diri sendiri. Jadiin hidup lo bisa bermanfaat untuk oranglain juga. So, spread the goodness as much as you can."















  ❤,
Dira

Saturday, November 12, 2016

Menjelajahi Kuliner Pantai Indah Kapuk

Tugas Bahasa Indonesia Jurnalistik
Nama : Indira Anditasari
NIM    : 2014-41-003

Kawasan PIK (Pantai Indah Kapuk) merupakan kawasan yang menyediakan banyak tempat kuliner menarik pada saat ini. Terdapat banyak restoran dan cafe cafe yang menyajikan makanan makanan unik, enak dengan dekorasi yang lucu dan jarang ditemui di cafe cafe lainnya di Jakarta.
Liburan semester lalu, saya dan 3 teman kampus saya, Septiani, Hilda dan Recy mengunjungi beberapa tempat makan di daerah Pantai Indah Kapuk. Antara lain yaitu Wrap & Rolls, Gozira dan Bc's Cone.
1. Wrap and Rolls 
Wrap and Rolls merupakan tempat makan pertama yang kami kunjungi. Wrap and Rolls mengusung tema public transportation sebagai dekorasi eksterior dan interiornya. Restoran ini sangat eyecatching karena dipenuhi dengan warna warna yang mencolok sehingga membuat tiap sudutnya menarik untuk dijadikan spot berfoto-foto.
Untuk makanannya, menurut saya Wrap and Rolls tidak menyediakan cukup banyak variasi menu. Hanya tersedia beberapa menu, seperti french fries, rice box dengan beberapa topping, dan rolls yang juga hadir dengan beberapa pilihan topping.
Pilihan saya jatuh kepada New Yolk Chicken Rolls. New Yolk Chicken Rolls ini merupakan roti yang berisi ayam dengan salted chicken egg sauce diatasnya. Dengan harga 34ribu rupiah, menurut saya sangat worth it dengan rasanya yang sangat enak.





2. Gojira
Setelah puas berfoto foto di Wrap and Rolls dan mengganjal perut, kami berpindah ke restoran Gojira yang berada sekitar 500m dari Wrap and Rolls. Interior dan eksterior Gojira tidak seunik dan se colorful Wrap and Rolls. Namun Gojira menurut saya merupakan restoran yang nyaman untuk dikunjungi berlama lama.
Kami memesan T-Rex Pizza (94k) untuk berempat. Pizza yang disajikan cukup besar dan menyenangkan. Pizza ini terdiri dari beberapa topping yaitu nori, mozzarella, daging sapi dan sosis.



3. BC's Cone
Untuk dessert, kami memilih Bc's cone sebagai tempat makan terakhir yang kami kunjungi. Bc's Cone terletak persis disebelah Gojira. BC's Cone menyediakan berbagai macam es krim dengan berbagai macam topping menarik.
Agar kami dapat mencoba banyak rasa dan topping kamipun memutuskan untuk memesan Artsy Pallete (65k). Artsy pallete ini hadir dengan 6 cone kecil ice cream dengan 6 varian rasa dan topping.
Saya sendiri memberikan nilai 8 untuk ice cream ice cream tersebut karena semua rasanya enak.



Setelah puas mencicipi 3 tempat makan pada hari itu, kamipun memutuskan untuk pulang. Dalam perjalanan pulang, saya menanyakan pendapat teman teman saya mengenai tempat yang kami kunjungi tadi.
"Wrap and rolls menurut gue tempat nya enak gitu, tapi untuk lantai yang tadi kita makan tuh panas.. Sama pelayannya banyakan di bawah gitu gak ada yang stand by diatas. Tapi makanannya enak sih, buat foto-foto juga lucu." Jawab Septi saat saya meminta pendapatnya tentang Wrap & Rolls.
Hildapun turut memberikan pendapatnya, kali ini tentang Bc's Cone. "Tempatnya enakk buat nongkrong, kekinian gitu. Varian ice creamnya juga banyak terus beda dari yang lain karena warna warni gitu, tapi pas kesana rasa favoritnya udah gak ada, jadinya ngerasa ada yang kurang." Ujar Hilda sembari menutup perbincangan kami hari itu.

Saturday, March 12, 2016

Analisis Berita Kebijakan Plastik Berbayar


Tugas Komunikasi Sosial & Pembangunan
Analisis Berita Kebijakan Plastik Berbayar



Nama       : Indira Anditasari
NIM           : 2014-41-003
Kelas         : B
Dosen       : Ibu Dwi Ajeng Widarini S.Sos. M.Si



        Kebijakan membayar kantong plastik belanja mulai diterapkan pada bulan Februari 2016. Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia akhirnya menyetujui pengenaan biaya pada kantong plastik belanja seharga Rp. 200,00. Kebijakan ini dimulai dari usaha retail, seperti supermarket, hypermarket, dan minimarket. Langkah antisipasi penerapan kebijakan kantong plastik berbayar pada usaha ritel modern mulai diterapkan pada 21 Februari.
          Menurut Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, jumlah limbah plastik di Indonesia terlalu banyak. Pertahunnya, masyarakat Indonesia menggunakan hampir 10 milyar lembar kantong plastik, dan 95 persennya menjadi sampah. Maka itu, gerakan konsumen seperti mengurangi penggunaan kantong plastik pada saat bebelanja dirasa punya potensi besar dalam membawa perubahan. Sementara kantong plastik sendiri membutuhkan waktu antara 50-100 tahun untuk menguraikan.
          Setelah diterapkannya kebijakan ini, muncullah berbagai pro dan kontra di kalangan masyarakat. Sebagian masyarakat menolak kebijakan ini namun sebagian masyarakat menerima kebijakan ini karena dianggap kebijakan ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi limbah plastik di Indonesia.
          Menurut saya sendiri, kebijakan plastik berbayar ini sangat baik untuk diterapkan di Indonesia mengingat limbah plastik di Indonesia yang terlalu banyak. Namun menurut saya, harga Rp. 200,00 masih belum cukup efektif karena masih banyak orang yang menganggap Rp. 200,00 sebagai nominal yang kecil sehingga mereka akan tetap membeli plastik tersebut.
          Saya mengambil contoh negara Hong Kong yang sukses menerapkan kebijakan plastik berbayar ini. Seperti yang saya baca di beberapa berita di internet, mereka mengatakan bahwa kebijakan plastik berbayar yang diterapkan di Hong Kong bisa menurunkan setidaknya 75% penggunaan plastik yang berarti sangat signifikan perubahannya. Hal itu yang saya harapkan bisa diterapkan di Indonesia.
          Sebagai contoh yang lain, misalnya dengan menaikkan harga plastik menjadi Rp. 1.500,00. Tentu masyarakat akan berpikir dua kali untuk membeli plastik tersebut, apalagi ketika masyarakat membeli banyak belanjaan yang kiranya membutuhkan lebih dari satu plastik. Misalnya lagi, saat masyarakat berbelanja bulanan dan seluruh belanjaannya harus di bagi menjadi 5 plastik. 5 plastik x 1.500 = 7.500,00. Tentunya masyarakat akan enggan mengeluarkan nominal uang Rp. 7.500,00 karena nominal tersebut termasuk tidak sedikit jika dikeluarkan hanya untuk membayar plastik.
          Saya menarik kesimpulan yaitu cara yang cukup efektif untuk membuat masyarakat patuh dengan kebijakan ini yaitu menaikkan harga plastik tersebut dan pemerintah juga perlu memberikan pengarahan dan penyuluhan kepada seluruh masyarakat Indonesia tentang pentingnya pengurangan penggunaan plastik dalam kehidupan sehari hari.

Thursday, February 25, 2016

Bandung & Lembang!

It's always a great feeling to spend some time with my babes! This is our second trip (the first one we went to Bogor) and we went to Bandung last week!

So i will tell you some places that we've visited there.. 


1. Arrom Manis Corner

Jl. Wira Angun Angun, Bandung Wetan, Bandung

i got my late bday surprise from them there! 



Lucu banget yaaaa cupcakesnya! Ada foto foto gue bertiga sama mereka dan foto gue sendiri juga ahaha lol thankyouuu so much you guys made my dayyy 💕


And i just realized i didn't take some photos of the cupcakes, the place or even the drink. I tried mint milk tea btw (12k)! Seger sih manis tapi gak bikin enek. Dan cupcakesnya enaaaaak 💕



Rate (based on my opinion)

8 out of 10


Dari Arrom Manis kita ke PVJ, kita photobox di Jonas Photo! 😁



2. Floating Market 

Jl. Grand Hotel No. 33 E Lembang,







The ticket price is 20k & bisa ditukar sama minuman kayak lemon tea, hot chocolate, milo, dll. 

Umm ini pertama kalinya ke floating market dan so far tempatnya biasa aja sih.. Oiya kita jajan batagor, jamur crispy sama melting cheese. The taste was so-so.. 

Rate (based on my opinion)
7 out of 10


3. Farm House

Jl. Raya Lembang no 108


Tempat ini lagi happening banget! Iya nggak, sih? Kayaknya bener bener semua orang yang ke Bdg pasti nyempetin kesini deh lol. Tiket masuknya 20k, bisa di tuker susu atau sosis! :D 











               That "famous" spot

I love this placeee! Tempatnya super gemes, banyak spot spot lucu buat foto hehehe :b 

Rate (based on my opinion)
8.5 out of 10


4. Miss Bee Providore

Jl. Ranca Bentang no 11 A, Cimbeleuit, Bandung








This place is very recommended even the price is a lil bit pricey but definitely worth to try ✔️ Tempatnya enak bangeeeeet buat berlama lama sih, cozy banget. Dan calamarinya the best calamari that i've ever tried LOL bahkan lebih enak daripada calamari tom tom yang menurut gue super enak 😂 

Rate (based on my opinion)
8 out of 10


Sebenernya ada satu restoran lagi yang gue kunjungin yaitu Verde, tapi karena kita sampe sana udah hampir malem dan tempatnya super gelap.. so i didn't take any photos there. But you should try their Volcano pizza for sure! :D

Verde
Jl. Ir. Hj. Juanda no 177, Bandung


Rate (based on my opinion)
7.5 out of 10


Soooo i think that's all!

xx,
Dira